You need to enable javaScript to run this app.

STAH DHARMA SENTANA GAGAS "GREEN DHARMA": TANAM HARAPAN LESTARI DI PANTAI DUPA PALU BERTEPATAN TUMPEK WARIGA

  • Jum'at, 24 Oktober 2025
  • Media Berita
  • 0 komentar

ARSANA TV – Palu, 24 Oktober 2025.
Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan menginisiasi kegiatan penanaman pohon dalam Gerakan Green DharmaAksi nyata ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI (Nomor B-262/DJ.VI/Dt.VI.I.2/BA.00/10/2025), yang menyerukan penerapan nilai-nilai Dharma melalui kepedulian ekologis. Berfokus di Pantai Dupa, kegiatan ini bukan sekadar penanaman simbolis, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keasrian dan keseimbangan ekosistem pesisir Palu.

Kegiatan akbar Green Dharma ini digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025, bertepatan dengan perayaan suci Tumpek Wariga, hari yang dipersembahkan untuk memuliakan tumbuhan dan seluruh ciptaan hidup. Pemilihan waktu ini memberikan dimensi spiritual yang mendalam, menegaskan filosofi Hindu bahwa menjaga kelestarian alam (Bhuana Agung) merupakan bagian dari praktik keagamaan dan wujud nyata rasa bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Seluruh elemen kampus STAH Dharma Sentana turut ambil bagian, mulai dari dosen, pengelola, mahasiswa, hingga organisasi kemahasiswaan (Ormawa) seperti BEM, DPM, HMJ Pendidikan, dan HMJ Pariwisata. Lebih istimewa lagi, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Palu, yang turut serta menanam benih-benih harapan hijau di pesisir.

Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa kolaborasi besar ini menggambarkan sinergi tiga pilar utama: pendidikan, spiritualitas, dan pelestarian lingkungan. “Keterlibatan seluruh Ormawa, Dosen, Pengelola, hingga PHDI Kota Palu membuktikan bahwa gerakan peduli lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Kami mendidik mahasiswa tidak hanya dalam aspek akademik dan spiritual, tetapi juga dalam kepedulian sosial dan ekologis,” ujarnya menegaskan peran kampus sebagai motor penggerak perubahan positif.

Pemilihan Pantai Dupa sebagai lokasi utama penanaman merupakan langkah strategis. Sebagai kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi, wilayah ini dinilai penting untuk dilakukan reboisasi berkelanjutan.  Pohon-pohon yang ditanam diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga menjadi benteng alami untuk melindungi pesisir, memperbaiki kualitas udara, serta menambah nilai estetika dan spiritual kawasan.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.30 WITA dan direncanakan berlanjut hingga Minggu, 26 Oktober 2025, guna memastikan setiap bibit tumbuh dengan baik dan terawat. Hal ini mencerminkan komitmen jangka panjang STAH Dharma Sentana terhadap pelestarian lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Sebagai penutup, Gerakan Green Dharma di Pantai Dupa berhasil mentransformasikan mandat Kementerian Agama menjadi aksi konkret yang menyentuh bumi. Ke depan, pohon-pohon yang tumbuh dari kegiatan ini diharapkan menjadi simbol hidup komitmen STAH Dharma Sentana dalam menjaga keseimbangan alam dan spiritualitas, sejalan dengan pesan suci Tumpek Warigamemuliakan alam berarti memuliakan kehidupan itu sendiri.

Reporter Darsana TV (KT-GEP) | 24 Oktober 2025

 

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Pimpinan
Dr. Agus Budi Wirawan, S.T., M.Si

- Ketua Perguruan Tinggi -

OM Swastyastu, Selamat datang di official website STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah sebagai Perguruan...

Berlangganan
Banner
Trending