EKSPLORASI WISATA SEJARAH: MENUMBUHKAN WAWASAN DAN KREATIVITAS MAHASISWA PARIWISATA
- Jum'at, 24 Oktober 2025
- Media Berita
- 0 komentar
DARSANA TV – Sigi, 18 Oktober 2025
Program Studi Pariwisata Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) melalui eksplorasi wisata sejarah di Situs Vatunonju, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Mata Kuliah Sejarah Kebudayaan Indonesia yang bertujuan menumbuhkan wawasan, kepedulian budaya, dan kreativitas mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.
Kunjungan edukatif ini dipimpin oleh dosen pengampu, Ibu Komang Triawati, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan komitmen institusi dalam mengintegrasikan teori akademik dengan praktik nyata di lapangan. “Melalui PKL ini, mahasiswa belajar langsung tentang nilai sejarah dan budaya lokal yang menjadi dasar penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.
Situs Vatunonju dipilih sebagai lokasi karena nilai historisnya yang tinggi sebagai saksi bisu peradaban megalitikum di Sulawesi Tengah. Sebelas mahasiswa turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yakni Mang Arya, Rio, Claudia, Mei, Astir, Ayu, Widi, Intan, Gusti, Eka, dan Jack, mewakili semangat generasi muda pariwisata yang antusias menggali warisan budaya leluhur.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Bapak Husain, Juru Kunci yang dipercaya oleh Dinas Pariwisata. Ia memberikan penjelasan mendalam mengenai 15 Lumpeng Vatu (batu) di kompleks megalitikum, yang pada masa lampau berfungsi sebagai lumpang batu untuk menumbuk padi. Dengan penuh dedikasi, Bapak Husain tidak hanya menjaga keaslian situs, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan berharga bagi para pengunjung dan akademisi.
Sebagai jembatan antara sejarah dan masa kini, Bapak Husain berperan penting dalam mengedukasi masyarakat, pelajar, dan mahasiswa tentang makna serta nilai budaya situs tersebut. Keterlibatannya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pelestarian budaya, sejalan dengan visi STAH Dharma Sentana untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan ekologis dalam pembelajaran.
Kegiatan PKL ini menjadi implementasi nyata dari pembelajaran berbasis cultural tourism dan sustainable tourism. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide-ide kreatif untuk menjadikan Vatunonju sebagai destinasi wisata edukatif yang menarik tanpa mengabaikan aspek konservasi.
Eksplorasi di Situs Vatunonju tidak hanya memperkaya wawasan sejarah mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap pelestarian warisan budaya lokal. Sinergi antara STAH Dharma Sentana, Dinas Pariwisata, dan pengelola situs menjadi contoh konkret kolaborasi harmonis dalam menjaga sekaligus memajukan potensi pariwisata berbasis sejarah di Sulawesi Tengah.
(Reporter DARSANA TV: KT & GEP)



Berita Terkait
MoU STAH Dharma Sentana dengan GHEN Buka Kesempatan Dosen dan Mahasiswa Belajar serta Magang di Malaysia
Minggu, 06 September 2026
Seminar International 2026, STAH Dharma Sentana Perkuat Kolaborasi Global Berbasis Dharma dan Kewirausahaan
Minggu, 06 September 2026
Edukasi Mahasiswa Baru, Webinar Nasional STAH Dharma Sentana Sulteng Bedah Kerauhan dan Fenomena Astral Melalui Pendekatan Teologi Hindu, Psikologi, dan Etnografi.
Senin, 31 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Palu Buka PKKMB STAH Dharma Sentana, Dorong Mahasiswa Jadi SDM Berdaya Saing
Senin, 31 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Palu Buka PKKMB STAH Dharma Sentana, Dorong Mahasiswa Jadi SDM Berdaya Saing
Senin, 31 Agustus 2026
Program Studi Pendidikan Agama Hindu STAH Dharma Sentana Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Suli Indah
Selasa, 30 Juni 2026
Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan oleh BAN-PT
Senin, 22 Juni 2026
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa Menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional Puncak Dies Natalis ke-18 STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Senin, 22 Juni 2026