MUDA, BEDA, DAN BERDAYA: AGUNG GEDE NGURAH OKA DORONG TRANSFORMASI ENTREPRENEURSHIP DI STAH DHARMA SENTANA PALU
- Kamis, 12 Februari 2026
- Media Berita
- 0 komentar
DARSANA TV, Palu – 12 Februari 2026
Aula Kampus Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Palu dipenuhi semangat kewirausahaan saat menerima kunjungan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Palu, Agung Gede Ngurah Oka. Kehadirannya bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan membawa misi membangkitkan semangat entrepreneurship di kalangan dosen dan mahasiswa. Sosok yang akrab disapa Ajik ini dikenal sebagai figur muda inspiratif. Di usianya yang relatif muda, ia dipercaya memimpin Apindo Kota Palu dan menjadi salah satu representasi pengusaha Hindu muda yang menonjol di Sulawesi Tengah.
Jejak Bisnis dan Ekspansi Usaha
Agung memaparkan perjalanan bisnisnya yang mencakup berbagai sektor, mulai dari perhotelan dengan lebih dari 90 kamar di kawasan Silae dan Tondo, jasa cleaning service dan pelatihan sekuriti dengan sekitar 800 karyawan di seluruh Sulawesi, hingga merambah industri kreatif percetakan dan bordir komputer berskala besar. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari keberanian mengambil risiko, manajemen yang terstruktur, serta konsistensi dalam membangun jaringan usaha. Salah satu proyek ambisius yang tengah dikembangkan adalah kawasan agrowisata seluas 5,3–9 hektar di wilayah Layana, dengan panorama Teluk Palu. Konsep yang diusung bukan sekadar wisata, melainkan pemberdayaan masyarakat berbasis kelompok tani mandiri melalui sistem kemitraan dan bagi hasil yang adil. Kawasan ini dirancang terintegrasi dengan fasilitas camping ground, outbound, kesenian, hingga penyediaan air bor untuk mendukung operasional.
Kolaborasi Dunia Usaha dan Kampus
Dalam diskusi bersama pimpinan dan dosen STAH Dharma Sentana, Agung menekankan bahwa pendidikan harus menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi, bukan hanya mencetak pencari kerja.
Ia menawarkan kolaborasi konkret, di antaranya:
-
Program magang mahasiswa Pariwisata di jaringan hotel miliknya yang memiliki ballroom berkapasitas 150 orang.
-
Dukungan pengembangan UMKM lokal.
-
Peluang kerja profesional bagi lulusan Ekonomi Hindu dan Pariwisata.
“Yang kita butuhkan bukan hanya lulusan dengan ijazah, tetapi generasi yang siap bersaing dan mampu menciptakan nilai tambah,” ungkapnya.
Dorongan Persatuan dan Kepedulian Sosial
Selain berbagi pengalaman bisnis, Agung juga mengajak pengusaha muda Hindu untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi. Ia menilai persatuan ekonomi menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing komunitas. Melalui kegiatan sosial seperti pembangunan rumah pintar di Kalora serta dukungan bagi sekolah-sekolah, ia mendorong kepedulian nyata yang tidak hanya berfokus pada aktivitas ritual keagamaan, tetapi juga pada pembangunan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait
MoU STAH Dharma Sentana dengan GHEN Buka Kesempatan Dosen dan Mahasiswa Belajar serta Magang di Malaysia
Minggu, 06 September 2026
Seminar International 2026, STAH Dharma Sentana Perkuat Kolaborasi Global Berbasis Dharma dan Kewirausahaan
Minggu, 06 September 2026
Edukasi Mahasiswa Baru, Webinar Nasional STAH Dharma Sentana Sulteng Bedah Kerauhan dan Fenomena Astral Melalui Pendekatan Teologi Hindu, Psikologi, dan Etnografi.
Senin, 31 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Palu Buka PKKMB STAH Dharma Sentana, Dorong Mahasiswa Jadi SDM Berdaya Saing
Senin, 31 Agustus 2026
Wakil Wali Kota Palu Buka PKKMB STAH Dharma Sentana, Dorong Mahasiswa Jadi SDM Berdaya Saing
Senin, 31 Agustus 2026
Program Studi Pendidikan Agama Hindu STAH Dharma Sentana Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Suli Indah
Selasa, 30 Juni 2026
Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan oleh BAN-PT
Senin, 22 Juni 2026
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa Menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional Puncak Dies Natalis ke-18 STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Senin, 22 Juni 2026
